Dari Mahasiswi Biasa ke Inovator Dunia: Peran Data Analyst di Balik Teknologi Kemanusiaan yang Mendunia
Bhavana Reddy Pasula tidak pernah membayangkan bahwa perjalanannya sebagai mahasiswa pascasarjana akan membawanya terlibat dalam salah satu inovasi kemanusiaan paling berpengaruh di dunia. Awalnya, ia hanya terdorong oleh rasa ingin tahu tentang bagaimana data dapat memberikan dampak nyata. Ketertarikannya pada dunia data science sejak dini menjadi titik awal yang mengarahkan langkahnya hingga akhirnya bergabung dalam proyek SolarSPELL.
SolarSPELL merupakan perpustakaan digital bertenaga surya yang dapat beroperasi tanpa koneksi internet maupun infrastruktur jaringan. Perangkat ini dirancang portabel dan tangguh, berisi berbagai materi edukatif seperti panduan kesehatan, pelatihan pertanian, hingga pembelajaran STEM, yang ditujukan untuk masyarakat di daerah terpencil. Proyek ini dikembangkan bersama oleh Laura Hosman dari Arizona State University.
Sebagai mahasiswa program magister di bidang data science, analytics, and engineering di ASU, Pasula tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga berkontribusi langsung dalam meningkatkan kualitas proyek tersebut. Pada tahun 2025, SolarSPELL bahkan diakui sebagai salah satu inovasi terbaik dunia oleh TIME karena dampak sosialnya yang luas.
Perjalanan Pasula semakin berkembang ketika ia mengikuti mata kuliah visualisasi data yang mengubah cara pandangnya terhadap data. Ia mulai melihat data bukan sekadar angka atau grafik, melainkan sebagai sarana untuk menyampaikan cerita dan menjembatani kompleksitas menjadi sesuatu yang lebih mudah dipahami.
Dalam proyek SolarSPELL, perannya tidak langsung berkaitan dengan pengembangan model atau sistem teknis, melainkan pada proses kurasi konten pendidikan untuk wilayah Afrika Timur. Ia menyeleksi berbagai materi pembelajaran dengan mempertimbangkan kesesuaian budaya, relevansi kurikulum, serta tingkat pemahaman pengguna dengan keterbatasan bahasa Inggris.
Seiring waktu, ia beralih menjadi data analyst untuk menganalisis bagaimana pengguna berinteraksi dengan konten yang tersedia. Dengan memanfaatkan data penggunaan dan survei dari berbagai komunitas, ia membantu mengidentifikasi materi yang paling efektif dan berdampak. Analisis ini kemudian digunakan untuk terus meningkatkan kualitas dan relevansi perpustakaan digital tersebut.
Bagi Pasula, motivasi utamanya bukan hanya tantangan teknis, tetapi juga nilai kemanusiaan di balik proyek tersebut. Ia percaya bahwa pendidikan merupakan hak dasar yang seharusnya dapat diakses oleh semua orang. Pengalaman mengajar literasi digital saat masa kuliah sebelumnya semakin memperkuat kesadaran akan kesenjangan akses informasi yang masih terjadi di berbagai wilayah.
Kini, setelah lulus, Pasula berencana mengembangkan karir di bidang yang menggabungkan machine learning, data science, dan pengembangan produk, khususnya dalam sektor pendidikan dan organisasi non-profit. Kontribusinya dalam SolarSPELL menjadi bukti bahwa data science tidak hanya berfungsi sebagai alat analisis, tetapi juga sebagai sarana untuk menciptakan dampak global yang nyata.
Sejalan dengan kebutuhan tersebut, meningkatkan kredibilitas dan keahlian melalui sertifikasi profesional menjadi langkah strategis bagi siapa pun yang ingin berkarier sebagai Data Analyst. Salah satu pilihan yang relevan adalah mengikuti sertifikasi skema Data Analyst di Lembaga Sertifikasi Profesi Teknologi Rekayasa dan Informatika (LSP TRI). Sertifikasi ini dirancang untuk menguji dan mengakui kompetensi dalam pengolahan data, analisis, serta pengambilan keputusan berbasis data sesuai standar industri. Dengan memiliki sertifikasi resmi, Anda tidak hanya meningkatkan daya saing di dunia kerja, tetapi juga membuka peluang untuk berkontribusi dalam proyek-proyek berdampak luas seperti yang dilakukan oleh para profesional data di tingkat global.
[1] K. deVos, “From grad student to TIME-recognized global impact,” Arizona State University News, Apr. 28, 2026. [Online]. Available: https://news.asu.edu/20260428-sun-devil-community-from-grad-student-to-time-recognized-global-impact