BANDUNG – Sinergi antara dunia pendidikan dan lembaga sertifikasi profesi kembali diperkuat melalui kesepakatan kerja sama antara Lembaga Sertifikasi Profesi Teknologi Rekayasa dan Informatika (LSP TRI) dengan SMK Negeri 2 Kota Bandung. Kolaborasi ini resmi dilaksanakan pada 4 Maret 2026 sebagai langkah strategis dalam mendukung peningkatan kompetensi siswa yang selaras dengan kebutuhan industri.
Kerja sama ini menjadi bagian penting dalam upaya memperluas akses sertifikasi kompetensi bagi peserta didik, khususnya di bidang teknologi dan informatika. Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan para siswa dapat memperoleh pengakuan kompetensi yang terstandarisasi secara nasional sejak dini, sehingga memiliki kesiapan yang lebih baik dalam memasuki dunia kerja.
Dalam implementasinya, kerja sama ini mencakup berbagai aspek, mulai dari penyelarasan kurikulum berbasis kompetensi, pelaksanaan uji sertifikasi, hingga penyediaan perangkat asesmen yang mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Seluruh proses dirancang untuk memastikan bahwa lulusan memiliki keterampilan yang sesuai dengan standar industri dan regulasi yang berlaku.
Langkah ini juga menjadi bentuk komitmen LSP TRI dalam memperluas jangkauan layanan sertifikasi profesi ke lingkungan pendidikan vokasi. Dengan menggandeng SMK sebagai mitra strategis, diharapkan tercipta ekosistem pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga pada penguasaan kompetensi yang terukur dan diakui secara resmi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Selain itu, kerja sama ini diharapkan mampu menjawab tantangan kebutuhan industri terhadap tenaga kerja yang kompeten, siap kerja, dan memiliki sertifikasi profesi. Dengan semakin banyaknya lulusan SMK yang tersertifikasi, daya saing tenaga kerja Indonesia di bidang teknologi diharapkan dapat terus meningkat.
Melalui kolaborasi ini, kedua pihak menegaskan komitmen bersama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Dukungan berkelanjutan antara lembaga sertifikasi dan institusi pendidikan menjadi kunci dalam menciptakan lulusan yang siap bersaing di tingkat nasional maupun global.